Awali Kepengurusan 2026, Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Laksanakan Upgrading dan Rapat Kerja



Semarang (15/02/26) - Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, UIN Walisongo Semarang mengadakan kegiatan upgrading dan rapat kerja (Raker) dengan mengusung tema “Bergerak Kolektif, Berpikir Progresif Menuju Kepengurusan HMJ IAT yang Responsif, Kreatif, dan Solutif” yang digelar di Gedung MWC NU Ngaliyan. Momentum ini menjadi langkah awal untuk menyatukan visi dan komitmen bersama dalam mewujudkan program kerja HMJ IAT Periode 2026.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 50 pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Periode 2026. Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah demisioner HMJ IAT dari angkatan 2021–2023 sebagai bentuk dukungan dan kontribusi terhadap kepengurusan yang baru.

Rangkaian acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh Elsa Novi Nurviana, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh Janatun Ni’mah.

Ketua HMJ IAT Periode 2026, Muhammad Khoiril Anwar memberikan sambutan sekaligus menyampaikan harapannya kepada seluruh pengurus HMJ.

"Kepengurusan ini adalah ruang belajar, ruang bertumbuh, dan ruang berproses untuk menjadi pribadi yang lebih tangguh dan profesional. Saya berharap, melalui kebersamaan ini, kita mampu membangun komunikasi yang kokoh, kerja sama yang solid, serta program kerja yang terarah dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa. Mari kita bergerak secara kolektif, berpikir secara progresif, dan bertindak secara solutif demi mewujudkan HMJ IAT yang responsif dan berdampak." ucapnya.

Kholifa Haidira selaku narasumber menyampaikan materi keorganisasian secara interaktif melalui permainan. Pengurus HMJ dibagi menjadi tiga kelompok dan diminta untuk membuat menara dari kertas HVS. Kemudian setiap kelompok akan memaparkan filosofi di balik menara yang telah mereka buat.

Dari kegiatan pembuatan menara tersebut, Kholifa Haidira kemudian menekankan tentang pentingnya kerja sama dalam organisasi.

“Organisasi akan berjalan baik jika seluruh anggota saling menopang, bergerak secara kolektif, memiliki ide kreatif dan solutif, responsif, serta menjaga komunikasi yang baik. Perbedaan pendapat itu wajar, karena justru dari perbedaan itulah sebuah organisasi menjadi hidup dan dinamis.” tuturnya.

Di penghujung acara, para perwakilan demisioner HMJ IAT memberikan beberapa petuah dan motivasi kepada para peserta. Nala Rahmania Putri selaku perwakilan demisioner HMJ IAT angkatan 2021 berpesan agar menjaga konsistensi.

“Semangat yang kalian miliki jangan hanya muncul di awal saja. Saya berharap seluruh pengurus bisa terus menjaga semangat itu hingga akhir kegiatan, agar setiap proses bisa dijalani dengan maksimal dan tanggung jawab yang kalian emban dapat diselesaikan dengan baik.” ucapnya.

Haikal Furqon perwakilan demisioner HMJ IAT angkatan 2022 juga menyampaikan motivasi dari maqalah Ali bin Abi Thalib.

“Tidak ada kekayaan yang lebih berharga daripada akal sehat dan kemampuan berpikir, karena keduanya membantu kita memahami keadaan, mengambil keputusan bijak, dan menjalani hidup dengan jelas. Sebaliknya, kebodohan adalah kerugian terbesar, karena membatasi pengetahuan, mempersempit wawasan, dan menutup peluang kebaikan.” jelasnya.

Terakhir, Muhammad Faqih Firdaus selaku demisioner HMJ IAT angkatan 2023 memberikan nasihat penutup.

"Ketika seseorang telah memutuskan untuk menceburkan diri dalam sebuah kegiatan atau amanah, maka jangan menjalankannya secara setengah-setengah. Komitmen yang sudah diambil harus diiringi dengan kesungguhan dan totalitas, sehingga hasil yang dicapai dapat lebih optimal dan bermakna.” tutupnya.

 

Reporter: Maulidina Zuhroh

Editor: Safinatul Mahsunah


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama