Yogyakarta (11/05/26) - Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT) UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan studi komparatif yang berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) IAT UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan bertempat di gedung Teatrikal Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam (FUPI) UIN Sunan Kalijaga.
Mega Lestari, dan Muhammad Hakim Alfarizi bertindak sebagai pemandu acara.
Aqil Muhammad Alfarizi melantunkan ayat suci Al-Quran, dan Dhoifatul Azkiya memandu lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Kemudian penyampaian sambutan oleh setiap perwakilan.
Mohammad Rifky Kadir, Ketua HMPS IAT UIN Sunan Kalijaga, mengaku ini kali pertama kolaborasi dengan HMPS IAT UIN Sunan Kalijaga.
"Hari ini merupakan momen bersejarah dua keluarga besar Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir berkolaborasi, Ibarat sungai dengan dua jalur berbeda, namun berasal dari gunung yang sama (Al-Qur'an)," ungkapnya.
Muhammad Khoiril Anwar, Ketua HMJ IAT UIN Walisongo, mengharapkan agar acara ini menjadi ajang silaturahmi antara dua kampus melalui jurusan yang sama tetap terjaga.
"Semoga dengan adanya acara ini dapat merekatkan hubungan, komunikasi, dan rasa persaudaraan antara dua himpunan. Ini adalah momen pertama kali HMJ IAT kami menjadi tamu di UIN Sunan Kalijaga," ujarnya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan kedua himpunan saling mempresentasikan program kerja dari setiap divisi.
Abu Dsar Al Ghifari Arsyad, Moderator HMPS IAT UIN Sunan Kalijaga, menjelaskan manfaat studi komparatif.
"Studi komparatif merupakan ruang bersama untuk saling berbagi dan mengidentifikasi dua himpunan, terutama memperluas jaringan antara mahasiswa Ilmu Al-Qur'an dan tafsir di Indonesia," ujarnya.
Selanjutnya, HMJ IAT UIN Walisongo dan HMPS IAT UIN Sunan Kalijaga mempresentasikan program kerja unggulan dan sistem kepengurusan masing-masing. Kemudian berlanjut penyerahan cenderamata sebagai simbol kenangan dan keakraban kedua himpunan.
Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh M. Zelda Giovanni Al-Fikri, dan diakhiri dengan tur kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Reporter: Layla Mariyatul Qibtiyyah
Editor: Fatih Rizqan
